Renaissance pertama kali diperkenalkan di Eropa Barat, dikawasan Italia. Hal ini dipicu kekalahan tentara salib dalam perang suci. Kekalahan tersebut membuat para pemikiran dan seniman menyingkir dari Romawi Timur menuju Eropa Barat. Mereka menyadari telah dimulainya masa mesiu peledak dan untuk menguasai teknologi tersebut mereka harus melepaskan diri dari pengaruh mistisisme zaman pertengahan dengan kembali kepada sains zaman klasik yang sebelumnya dilarang karena dianggap pelanggaran terhadap misi ketuhanan.
Perkembangan pertama renaissance terjadi di kota Firenze. Keluarga
Medici yang memiliki masalah dengan sistem pemerintahan kepausan menjadi
penyongko keuangan dengan usaha perdagangan di wilayah Mediterania. Hal
ini membuat para intelektual dan seniman memiliki kebebasan besar
karena tidak lagi perlu memikirkan masalah keuangan dan mendapatkan
perlindungan dari kutukan pihak gereja.
Keleluasaan ini didukung oleh tidak adanya kekuasaan dominan di Firenze.
Kota ini dipengaruhi secara bersama oleh bangsawan dan pedagang. Dengan
kebebasan besar itu, seniman bisa berkumpul dan mendirikan gilda-gilda
seni yang mengangkat nama banyak seniman terkenal. Melalui gilda ini,
seniman mendelegasikan pekerjaan, bekerja sama, hingga mendidik
bakat-bakat baru.
Di zaman ini para cerdik pandai dan seniman mendapat penghargaan yang
tinggi dari masyarakat. Karya-karya seni rupa yang sebelumnya memusatkan
diri pada karya yang bersifat pemujaan kepada keagungan Tuhan, mulai
berkembang kepada objek manusia dan alam.
Renaissans kerap diartikan sebagai kebebasan berpikir dan kebebasan
meneliti apa saja yang ada di dunia ini, lalu diungkapkan dalam bentuk
karya seni. Tokoh seni rupa Renaisans yang terkenal antara lain Leonardo
da Vinci (1452-1519), Michael Angelo (1475-1564), dan Raphael Santi
(1483-1520).
Geen opmerkings nie:
Plaas 'n opmerking